Kristologi

Benarkan Mazmur 22:1-19 Untuk Yesus?

Admin

MAZMUR 22:1-19

Eli Eli Lama Azavtani vs Eli Eli Lama Sabakhtani

T’hillim atau Mazmur ini ditulis oleh Raja David dan bercerita tentang dirinya sendiri. Dalam Kitab Mazmur, Daud menyebut musuh-musuhnya dengan berbagai jenis hewan.

Banteng (ayat 13), anjing (ayat 17), singa (ayat 22), semua digunakan untuk menggambarkan musuh Daud.

Jadi Mazmur merupakan percakapan monolog, yang ditulis dengan bentuk pertama ( the first-person singular (“I”), yaitu King Daud sendiri yang menulis tentang dirinya sendiri, dan lebih jauh lagi bangsa Israel.

Mazmur 22:1-19 menceritakan tentang Raja Daud, pada saat dia berdoa memohon kepada Tuhannya atas rasa kecewanya yang begitu mendalam, karena keluarga dan teman2nya telah menghianatinya. Karena itu percakapan monologue itu menggunakan bentuk pertama (Aku). Daud punya banyak musuh, istrinya, ayahnya menghianatinya dll. Di pasal ini Daud menggambarkan dirinya, jadi sedang bicara tentang apa yang terjadi saat itu, dan bukan nubuat.

Contoh:

Mazmur 22.

Banyak lembu jantan mengerumuni aku; banteng-banteng dari Basan mengepung aku;22:13(22-14)

Mereka mengangakan mulutnya terhadap aku SEPERTI SINGA yang menerkam dan mengaum 22:14 (22-15).

פָּצ֣וּ עָלַ֣י פִּיהֶ֑ם אַ֝רְיֵ֗ה טֹרֵ֥ף וְשֹׁאֵֽג׃

They open their mouths at me like tearing, roaring lions.

Lepaskanlah aku dari pedang, dan nyawaku dari cengkeraman ANJING 22:21(22-22)

Selamatkanlah aku DARI MULUT SINGA, dan dari TANDUK BANTENG. Engkau telah menjawab AKU! 22:22(22-23)

Mari kita lihat Mazmur 22:17.

יז כִּי סְבָבוּנִי, כְּלָבִים: עֲדַת מְרֵעִים, הִקִּיפוּנִי; כָּאֲרִי, יָדַי וְרַגְלָי.

Terjemahan sesuai Bhs Ibrani:

17 For dogs have encompassed me; a company of evil-doers have inclosed me; like a lion, they are at my hands and my feet.

Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, SEPERTI SINGA, mereka ada di sekitar tanganku dan kakiku. 22-16

SABDA WEB: Alkitab Terjemahan Baru

Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, MEREKA MENUSUK, tangan dan kakiku.

כ א ר י Kata

dalam bhs Ibrani yang seharusnya bermakna, “Seperti singa”, diterjemahkan ke dalam PL menjadi ” MENUSUK”, agar menyerupai kisah Yesus.

Anehnya Yesaya 38:13, PL menerjemahkan kata yg sama כ א ר י

dengan frasa “seperti SINGA” (כָּֽאֲרִ֔י)

.יג שִׁוִּיתִי עַד-בֹּקֶר כָּאֲרִי, כֵּן יְשַׁבֵּר כָּל-עַצְמוֹתָי; מִיּוֹם עַד-לַיְלָה, תַּשְׁלִימֵנִי.

13 The more I make myself like unto a lion until morning, the more it breaketh all my bones; from day even to night wilt Thou make an end of me.

SABDA WEB: Alkitab Terjemahan Baru

Aku berteriak minta tolong sampai pagi; SEPERTI SINGA demikianlah TUHAN menghancurkan segala tulang-tulangku; dari siang sampai malam Engkau membiarkan aku begitu saja.

Juga Bilangan 24:9

כָּרַ֨ע שָׁכַ֧ב כַּאֲרִ֛י וּכְלָבִ֖יא מִ֣י יְקִימֶ֑נּוּ מְבָרֲכֶ֣יךָ בָר֔וּךְ וְאֹרְרֶ֖יךָ אָרֽוּר׃

Terjemahan Kitab Tanakh (Sefaria)

They crouch, they lie down LIKE A LION, Like the king of beasts; who dare rouse them? Blessed are they who bless you, Accursed they who curse you!

Dia SEPERTI SINGA jantan dan betina yang merunduk dan membaringkan diri, siapa yang berani membangunkannya! Setiap orang yang memberkatimu akan diberkati. Dan siapa yang mengutukmu akan dikutuk.” ( AYT).

Jadi mengapa harus berbeda penerjemahannya utk kata yg sama, antara Mamur 22:17, Yesaya 38:13, dan Bilangan 24.9?

Jadi kata ארי , kadang dlm Kitab Tanakh ditulis אריה , artinya SINGA , huruf ה ( hey) di akhir kalimat dlm aksara Ibrani tdk dibaca.

Jika anda tdk tahu bhs Ibrani, cukup perhatikan huruf כארי, ( khaf Alef, Resh Dalet ).

Yod..,lambangnya ( ‘) dlm aksara Ibrani adalah huruf terkecil

B.SANGGAHAN DARI KRISTEN.

Kristen menyanggah pada penerjemahan yg ada di Septuaginta, yang diterjemahkan “menusuk”

Daud tdk pernah berbicara dan mengajar dlm bhs YUNANI tp dlm bhs IBRANI, bukankah begitu?

Jadi teks ASLI itulah teks yg ada dlm bhs Ibrani, jadi terjemahan itu sdh bukan teks asli lagi, termasuk Septuaginta yg berbahasa Yunani. Kalau sdh ada teks ASLI, kenapa hrs merujuk pd terjemahan? Teks Asli adalah yg ada dlm Kitab Tanakh, bukan Septuaginta.

Mari kita bahas Septuaginta dalam pandangan Yahudi dan Kristen.

Septuaginta artinya Tujuhpuluh, disebut demikian krn merupakan buku yg diterjemahkan oleh 72 para Tetua Yahudi. Juga dinamakan The Greek Old Testament (Perjanjian Lama dalam Bahasa Yunani).

Septuaginta asli yang diterjemahkan sekitar 2200 tahun yang lalu, oleh 72 Tetua2 Yahudi ke dalam bahasa Yunani, hanya untuk buku Torah. Jadi perlu di garisbawahi ya, yang diterjemahkan oleh 72 tetua Yahudi hanya TORAH (5 BUKU MUSA), yg juga disebut Pentatek ( Referensi: Talmud in Tractate Megillah (9a), dan the Ancient Letter of Aristeas.). Jadi tidak ada penerjemahan untuk Nevim. (kitab nabi2) .dan Khetuvim (kitab pujian), termasuk Mazmur.

Septuginta yg ada saat ini, bukanlah dokumen Agama Yahudi, tp Resensi Kekristenan.

Jadi… Septuaginta yg ada sekarang, yg ada penerjemahan utk Nevim dan Khetuvim (penerjemahan di luar Torah) , adalah Produk Gereja.

Pada abad ke 3 dan 4 Origen dan Lucian “edited” and “shaped” Septuaginta ( mengedit dan membuat terjemahan sedemikian rupa, agar nampak ada nubuat Yesus) utk digunakan missionaris dlm menyanggah Yudaisme.

Menurut Jerome, yg merupakan penerjemah utama Vulgate, ada 3 versi Greek Bible (Alkitab berbahasa Yunani) : Hesychius, Origen, dan Lucian.

Sehingga para penganut agama Yahudi tdk pernah mau menggunakan Septuaginta sebab mereka menganggapnya sbg “Corrupt Text”.

Maka Septuaginta tdk bs menjadi rujukan utk memahami dan menerjemahkan Teks Kitab Tanakh. Salah satu bukti adalah Penerjemahan kata כארי dlm Mazmur 22:17

Sebetulnya, Septuaginta yg tetap menjadi PL Resmi Gereja Ortodok Yunani , dan manuscript spt yg kita punya sekarang , adalah sampai Abad 3.

Fakta, bahwa adanya tambahan buku Apokripa, yg dianggap suci bagi gereja Katolik dan Ortodok, menjadi tanda tanya besar, bahwa Septuaginta sekarang adalah naskah yg BUKAN ditulis oleh tetua2 Yahudi.

(After the Torah, other books were translated over the next two to three centuries. It is not altogether clear which was translated when, or where; some may even have been translated twice, into different versions, and then revised] The quality and style of the different translators also varied considerably from book to book, from the literal to paraphrasing to interpretative.

Kalau masih ngeyel, tanyakan kpd mereka.

MANA YG LEBIH MEMILIKI SUPREMASI, TEKS BAHASA ASLI ATAU TEKS TERJEMAHAN?

Namun masih tetap ada sanggahan dari Kristen.

C.SANGGAHAN KRISTEN SELANJUTNYA

Selanjutnya mengenai kata  כארן ( Ka’aru’)

Senjata pamungkas mereka adalah ayat Mazmur 22:17 yg ada di fragmen the Dead Sea Scrolls (DSS), yg ditemukan di gua NAVAL HEVER.

Naskah tertua Alkitab adalah naskah2 yg ditemukan di Gua Laut Mati (The Dead Sea Scrolls), yg ditulis antara thn 150 – 300.

Di Naskah Laut Mati di Mazmur 22:17 ,tertulis כארן ( Ka’aru’)

Intinya temuan fragmen di gua Nahal Hever itu bukanlah salinan kitab suci yg ditulis secara benar.

Gua Nahal Hever terletak 30 Km di selatan Qumran dan naskah tsb ditulis setelah kehancuran Bait Suci kedua. Naskah DSS yg asli ditulis sebelum kehancuran Bait Suci kedua.

Di Naskah Laut Mati di Mazmur 22:17 ,tertulis כארן ( Ka’aru’)

Pada DSS (Dead Sea Scroll) fragment tsb huruf yod ditulis panjang seperti huruf vav sehingga dibaca ka’aru sedangkan kata ka’aru tidak memiliki makna. Yang ada artinya adalah karu dgn menghilangkan huruf alef yg berarti menggali. Jika orang Kristen bersikeras bahwa Mazmur 22:17 harus diterjemahkan “menusuk atau menikam”, dalam bahasa Ibrani kata menusuk atau menikam daging yg benar adalah daqar atau ratza. Kata karu tidak pernah berarti “menusuk” atau “menikam”. Keanehan lain dari fragmen yg ditemukan di gua Nahal Hever adalah kata selanjutnya setelah kata ka’aru yg sebetulnya tanpa arti tsb adalah kata yadehah yg artinya her hands “tangannya (perempuan)”.

Yadaha adalah עצם נשית (‘itzem nesyit) atau إسم مؤنث (ism mu-annats) atau kata benda feminin. Padahal kalau mau sesuai dengan Mazmur 22:17, kata berikut setelah ka’ari adalah yadai yg artinya tanganku.

Jadi kesimpulannya temuan fragmen di gua Nahal Hever tsb bukanlah naskah kitab Mazmur yg benar dan naskah tsb ditulis secara sembarangan. Jika orang Kristen ngotot mengatakan Maz 22:17 sebagai nubuat utk Yesus dgn merujuk pada fragmen dari Nahal Hever ini, berarti juga mereka mengatakan bahwa Yesus sesungguhnya seorang perempuan.

Sedikit Catatan.

Seruan Daud adalah:

אֵלִ֣י אֵלִ֣י לָמָ֣ה עֲזַבְתָּ֑נִי

’ê-lî ’ê-lî lā-māh ‘ă-zaḇ-tā-nî;

Ὁ θεὸς ὁ θεός μου, πρόσχες μοι·

Ho theos ho theos mou, prosches moi

Eli Eli Lama Azavtani

Seruan Yesus:

אלי אלי למה שבקתני

ο θεος μου ο θεος μου εις τι με εγκατελιπες (Textus Receptus)

Ho theos mou ho theos mou, eis ti egkatelipes me?

Ελωι ελωι λεμα σαβαχθανι

Eli Eli Lama Sabakhtani

Sebagian umkris mengatakan bahwa Sabakhtani adalah bahasa Ibrani Aram, yang artinya Azavtani. Namun orang Yahudi tdk mengakui ada bahasa Aram seperti itu. Menurut mereka itu adalah bahasa Aram rasa Yunani.

Silahkan bagikan di :