KristologiSejarah

“Ismail, Keledai Liar atau Manusia Subur?” 

Channel Graha Mualaf – Edi Prayitno & Menachem Ali Official 

Edi Prayitno (Host): 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Berjumpa lagi di Graha Mualaf bersama saya, Edi Prayitno, dan Menachem Ali Official.  Setiap malam Jumat kita kajian Kristologi. Malam ini ada Ustadz Menachem Ali – Assalamualaikum Ustadz. 

Ustadz Ali: 

Wa’alaikum salam. Nanti jam 4 pagi saya ke bandara, semoga lancar. 

Edi: 

Di sebelah kiri saya, Superstar Saudara Luga Tambunan – Salom! Selamat malam. Gimana kabarnya? 

Luga: 

Salom! Puji Tuhan, luar biasa. Lama di Surabaya, ya? 

Edi: 

Iya, dalam rangka menggenapi Yakub yang harus kerja 7 tahun demi Renata… eh, ternyata 7 tahun lagi! 

Luga: 

Detik-detik terakhir. Tuhan janjiin cewek itu sama saya, nanti jadi arek Suroboyo! 

 PENGUMUMAN DONASI 

Edi: 

Sebelum mulai, ingatkan: pembangunan pondok pesantren Wonosalam sempat terhenti pasca Idul Adha karena dana menipis. 

Sekarang butuh ±130 juta untuk kusen, kaca, tempat wudhu & toilet. 

Donasi ke: 

Rekening 111889971 a.n. YPM / HIT Jawa Timur 

BAHASAN UTAMA: ISMAIL – KELEDAI LIAR ATAU ANAK PERJANJIAN?

Edi: 

Kemarin kita bahas Ismail bukan anak perjanjian. Malam ini: tuduhan “keledai liar” (Kej. 16:12). 

Ustadz, bagaimana perspektif Islam & Al-Qur’an?

1. PERSPEKTIF AL-QUR’AN

Ustadz Ali: 

Kita mulai dari Al-Qur’an dulu, bukan tuduhan. 

 QS. As-Saffat [37]:100 

 Arab: رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ 

 “Rabbi habli minash-shālihīn” 

 Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (keturunan) yang termasuk orang-orang saleh.” 

Doa Ibrahim ini dikabulkan:

 Ayat 101: 

 فَبَشَّرْنَاهُ بِغُلَامٍ حَلِيمٍ 

 “Kami beri kabar gembira kepadanya tentang seorang putra yang penyantun (halīm).” 

→ Putra halīm = Ismail (sebelum Ishak lahir). 

 Ayat 112: Kabar gembira tentang Ishak sebagai nabi yang saleh. 

Logika bahasa Qur’an: 

1. Doa Ibrahim → anak halīm (Ismail) 

2. Nama Ismail = “Allah telah mendengar” (dari sami‘a + Il) 

3. Ishak = “tertawa” (dari tawa Sarah – QS. Hud [11]:71) 

Kesimpulan Qur’an: 

Keduanya positif. Ismail = penyantun, Ishak = berilmu. Tidak ada yang direndahkan.

2. PERSPEKTIF ALKITAB – KEJADIAN 16:12

Luga: 

Tapi di Kejadian 16:12 dikatakan: 

 “Ia akan menjadi manusia seperti keledai liar… tangannya melawan semua orang… ia akan menentang semua saudaranya.” 

→ 3 poin negatif. Kok bisa?

A. Terjemahan Indonesia (Beragam)

TahunTerbitanTeks Kej. 16:12
1960LAI Jakartabagal hutan… tangannya melawan segala orang… ia akan duduk di sebelah timur saudaranya” → 2 negatif, 1 netral
2001TBkeledai liar… melawan tiap orang… menentang semua saudaranya” → 3 negatif
2023TB Ed.2Sama seperti 2001

B. Teks Ibrani Asli – Dua Versi Tora!

VersiTeks IbraniArti Harfiah
Yahudiפֶּרֶא אָדָם (pere adam)“Manusia keledai liar”
Samariaפָּרָה אָדָם (parah adam)“Manusia subur / produktif”

→ Beda 1 huruf: alef vs he 

C. Terjemahan Samaria (Benyamin Tsedaka)

 “He will be a fruitful man… 

 his hand with every man, 

 every man’s hand with him, 

 and he will dwell in the presence of all his brethren.” 

→ 3 poin POSITIF:

1. Subur 

2. Bekerja sama 

3. Tinggal bersama saudara-saudaranya 

3. NUBUATAN TUHAN KEPADA ABRAHAM (KEJ. 17:20)

Ustadz Ali: 

 Kej. 17:20 (bahasa Ibrani): 

 וּלְיִשְׁמָעֵאל שְׁמַעְתִּיךָ… הִפְרֵתִי אֹתוֹ 

 “Tentang Ismail, Aku telah mendengar engkau… Aku akan membuatnya berbuah (hifriti)…” 

→ Kata kunci: הִפְרֵתִי (hifriti) dari akar פָּרָה (parah) = SUBUR 

→ Sama di Tora Yahudi & Samaria

Kesimpulan: 

– Ucapan Tuhan kepada Abraham → POSITIF (parah = subur) 

– Ucapan malaikat kepada Hagar: 

  – Samaria: parah adam → POSITIF 

  – Yahudi: pere adam → NEGATIF 

→ Absurd jika Hagar bersukacita atas kabar buruk (versi Yahudi).

4. ISMAIL ANAK SULUNG?

Luga: 

Tuhan bilang: “Israel adalah anak sulung-Ku” (Kel. 4:22). 

Artinya: Ishak → Yakub → Israel yang dipilih. 

Ismail? Bukan anak sulung dalam perjanjian.

Ustadz Ali: 

– Ismail lahir pertama → anak sulung secara biologis. 

– Tapi perjanjian khusus melalui Ishak (Kej. 17:21). 

– Ismail tetap diberkati: 12 raja, bangsa besar (Kej. 17:20). 

– Tidak ada ayat Ismail melawan Israel. 

– Tidak ada pengulangan “kejelekan Ismail” seperti berkat Yakub.

 5. CINTA & KELAHIRAN – ANALOGI LUGA

Luga: 

Anak dari cinta = indah. 

Ismail lahir dari Hagar (10 tahun setia melayani Sarah). 

Yusuf (dari Rahel) paling ganteng → karena perjuangan 14 tahun. 

Anak pertama biasanya “paling manis”. 

Ustadz Ali: 

Bukan soal ganteng fisik, tapi rohani. 

Nama Ismail = “Tuhan mendengar” → doa Ibrahim. 

Ishak = “tertawa” → sukacita Sarah. 

Keduanya berkah dari Tuhan.

 CLOSING

Ustadz Ali: 

 “Dari buahnya kamu mengenal mereka.” (Mat. 7:16) 

Kebenaran berbuah manis & sukacita. 

Edi: 

Titik temu malam ini: 

– Al-Qur’an: Ismail = halīm, positif. 

– Tora Samaria: Ismail = subur, bekerja sama. 

– Tora Yahudi: ada nuansa negatif → perspektif. 

Kita dialog, bukan debat. Setelah ini makan bareng! 

Donasi lagi: 

111889971 a.n. YPM Jawa Timur 

→ Dukung pesantren Jombang! 

Edi & Ustadz Ali: 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Luga: 

Salom! Tuhan memberkati. 

Diskusi selesai. Makan malam dimulai.

Silahkan bagikan di :