Ishak Anak Perjanjian? Ismail Ditolak? Bongkar Mitos Kejadian 17:18-20 dari Teks Ibrani Asli
Malam Jumat penuh duka. Ustadz Agustan dipanggil Yang Maha Kuasa. “Beliau pejuang mualaf hingga detik akhir. Semoga husnul khotimah, keluarga tabah,” ujar Eddy Prayitno. Kajian malam ini lanjutkan tema Ismail vs Ishak – fokus Kejadian 17:18-20. Netizen Kristen sering kutip: “Ibrahim minta Ismail, Tuhan tolak: ‘Bukan, Ishak!’” Benarkah? Ustadz Ali bongkar teks Ibrani asli + terjemahan kuno. Siap? Mari kita telusuri!
Pembuka: Bela Sungkawa & Update YPM
Eddy Prayitno: Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!
– Bela sungkawa: Ustadz Agustan wafat. Kontribusi dakwah mualaf luar biasa. Semoga surga tertinggi. Amin.
– YPM: Bina ratusan mualaf di Papua, Manado (200-300 orang, 2 hari sekali syahadat!), Kalimantan, Riau, Jakarta, Gunung Kidul, Sragen, Jombang, Makassar.
– Proyek Jombang: Lahan 3 hektar (angsur), bangun masjid + pondok pesantren.
– Donasi: BSI 111889971 a.n. YPM Jawa Timur (atau cabang lain). Transparan, audit eksternal.
Inti Kajian: Kejadian 17:18-20 – Ismail Ditolak? Cek Teks Asli!
Eddy Prayitno: “Ayat ini sering jadi senjata: ‘Anak perjanjian = Ishak, Ismail ditolak!’ Benarkah?”
1. Al-Qur’an & Tanakh: Ismail-Ishak Tidak Terpisah
| Sumber | Ayat | Teks Kunci |
| Al-Qur’an | Ibrahim 14:39 | Ismail dan Ishak – doa Ibrahim dikabulkan. |
| Tanakh | 1 Tawarikh 1:28 | Ishak dan Ismail – b’nei Avraham (putra Abraham). |
Ustadz Ali:
– Zera‘ Abraham (benih sah): Hanya Ismail & Ishak. 6 anak Keturah (Midian dkk) tidak disebut zera‘.
– Manipulasi relasional? Jangan pisahkan! Dua-duanya pewaris utama.
2. Kejadian 17:18-20 – Teks Ibrani Asli vs Terjemahan
Teks Ibrani (Kejadian 17:18):
וַיֹּאמֶר אַבְרָהָם אֶל־הָאֱלֹהִים לוּ יִשְׁמָעֵאל יִחְיֶה לְפָנֶיךָ
Transliterasi:
Va-yomer Avraham el-ha-Elohim lu Yishma‘el yichyeh lefaneykha.
Terjemahan Literal:
“Abraham berkata kepada Allah: ‘Hendaklah Ismail hidup layak di hadapan-Mu!’”
Ayat 19 (Ibrani):
וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים אֲבָל שָׂרָה אִשְׁתְּךָ יֹלֶדֶת לְךָ בֵּן…
Transliterasi:
Va-yomer Elohim aval Sarah ishtekha yoledet lekha ben…
Terjemahan Literal:
“Allah berfirman: ‘Sungguh (אֲבָל = aval = indeed/surely), Sarah istrimu akan melahirkan anak laki-laki…’”
Ustadz Ali:
– אֲבָל (aval) ≠ “tidak”! Artinya “sungguh/sesungguhnya” (positif).
– Tidak ada penolakan! Hanya penegasan tambahan: Ishak juga lahir.
Ayat 20 (Ibrani):
וּלְיִשְׁמָעֵאל שְׁמַעְתִּיךָ הִנֵּה בֵּרַכְתִּי אֹתוֹ וְהִפְרֵיתִי אֹתוֹ…
Transliterasi:
U-le-Yishma‘el sh’ma‘tikha hinneh berakhti oto ve-hifreiti oto…
Terjemahan Literal:
“Tentang Ismail, Aku telah mendengar permohonanmu. Sungguh, Aku memberkati dia dan melipatgandakan dia… 12 raja, bangsa besar.”
Ustadz Ali:
– שְׁמַעְתִּיךָ (sh’ma‘tikha) = “Aku mendengar” → akar sama dengan Ismail (יִשְׁמָעֵאל = “Allah mendengar”).
– הִפְרֵיתִי (hifreiti) = “melipatgandakan” (positif!).
3. Terjemahan Indonesia: Dari “Sesungguhnya” Jadi “Tidak”?
| Versi | Ayat 19 | Makna |
| Terjemahan Kuno (Klinkert, ~1940) | “Sesungguhnya Sarah istrimu itu beranak…” | Positif, tanpa penolak. |
| TB1 (LAI, 1974) | “Tidak, melainkan Sara…” | Negatif, seolah tolak Ismail. |
| TB2 (LAI, 2023) | “Bukan demikian, melainkan Sara…” | Masih negatif. |
| Bahasa Malaysia (Berita Baik) | “Tidak, istri Mu Sara akan…” | Negatif. |
Ustadz Ali:
– Politik redaksional! Ideologi penerjemah → ubah “sungguh” jadi “tidak”.
– Versi Yahudi Arab (Saadia Gaon, w. 942 M):
> “Biarlah Ismail hidup di hadapan-Mu… Tetapi Sarah akan melahirkan…”
→ Tidak ada “tidak”, hanya “tetapi” (tambahan, bukan penolak).
4. Kejadian 16:12 – “Keledai Liar” atau “Subur Berlipat”?
Teks Ibrani (16:12):
וְהוּא יִהְיֶה פֶּרֶא אָדָם…
Transliterasi:
Ve-hu yihyeh pere adam…
TB Indonesia: “keledai liar”.
Ustadz Ali:
– פֶּרֶא (pere) ≠ keledai liar! Akar פָּרָה (parah) = berlipat/subur (sama dengan 17:20 hifreiti).
– Taurat Samaritan (kuno): “Orang yang subur/berlipat ganda”.
– Konteks: Hagar bersukacita → nama sumur Beer-lahai-roi (“Sumur Yang Hidup yang Melihat Aku”). Negatif? Tidak masuk akal!
5. Janji Tuhan: Sama Persis untuk Ibrahim & Ismail
| Janji | Untuk Abraham | Untuk Ismail |
| Keturunan banyak | Kejadian 15:5 (“seperti bintang”) | Kejadian 17:20 (“melipatgandakan”) |
| Raja-raja | Kejadian 17:4-5 | Kejadian 17:20 (12 raja) |
| Allah menyertai | Kejadian 17:4 (“Aku Allahmu”) | Kejadian 21:20 (“Allah menyertai anak itu”) |
Ustadz Ali:
– 100% paralel! Ishak → 12 suku Israel. Ismail → 12 raja Arab (Quraisy dkk).
– Tuhan ingkar janji? Mustahil!
Closing: Dua Anak Spesial, Satu Berkat
Ustadz Ali:
> “Ismail = ‘Allah mendengar’ (malaikat turun ke Hajar). Ishak = ‘tertawa’ (Sarah ragu). Keduanya diberkati. Jangan manipulasi teks!”
Eddy Prayitno:
– Donasi BSI 111889971 a.n. YPM Jawa Timur.
– “Kajian ini bukti, bukan opini. Cek sendiri teks Ibrani!”
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
—
Catatan Redaksi:
Kajian ini bukan serangan, tapi undangan literasi. Punya terjemahan lain? Bawa teks Ibrani asli ke meja diskusi. Malam Jumat depan: “12 Raja Ismail: Bukti Sejarah Arab Pra-Islam”. Tetap pantau!

