Kristologi

APAKAH YEREMIA 23:6 NUBUAT UNTUK YESUS?

Admin

Mari kita lihat ayatnya dulu.

LAI

Yeremia 23:6

6 Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN–keadilan kita.

KJV

6 In his days Judah shall be saved, and Israel shall dwell safely: and this is his name whereby he shall be called, THE LORD OUR RIGHTEOUSNESS. {THE LORD…: Heb. Jehovahtsidkenu}

Apa konteks Yeremia 23:6?

Jika belum pernah membaca seluruh Yeremia, kamu tidak boleh mencomot-comot ayat dan menyematkan kepada seseorang tanpa tau konteksnya.

Itu berbahaya sekali.

Yeremia menggunakan metode yang ditemukan di dalam seluruh kitab Yahudi. Orang, atau benda, yang mewakili Tuhan, apakah itu mezbah, ataukah seorang nabi, yang kata-katanya digunakan untuk menyampaikan firman Tuhan, disebut tuhan. Ini yang disebut metode theoforik.

Kita sekarang tidak berbicara seperti itu. Jaman sekarang kita berbicara sesuatu yang disebut Tuhan itulah Tuhan.

Beberapa pasal sesudah Yer 23:6 kita akan temukan ayat serupa di Yer 33:16.

Perhatikan ayatnya:

LAI

Yeremia 33:16

16 Pada waktu itu Yehuda akan dibebaskan, dan Yerusalem akan hidup dengan tenteram. Dan dengan nama inilah mereka akan dipanggil: TUHAN keadilan kita!

KJV

16 In those days shall Judah be saved, and Jerusalem shall dwell safely: and this is the name wherewith she shall be called, The LORD our righteousness. {The LORD…: Heb. Jehovahtsidkenu}

• Siapa “MEREKA” di ayat 16 itu? Yesus? Sepertinya bukan.

• Yer 33:16 berbicara tentang Yehuda dan Yerusalem, jadi yang dimaksud dengan “MEREKA” di ayat ini adalah Yehuda & Yerusalem.

• Siapakah “SHE” di ayat versi KJV? Yesus perempuan? SHE adalah Yerusalem.

• Apakah bangsa Israel akan menyembah Yerusalem dan berkata “Kau telah menciptakan kami?” Tentu tidak

• Apakah kita akan berkata Yerusalem itu Tuhan? Tentu tidak

Karena Yerusalem akan menggambarkan kemuliaan Hashem, maka disebut Tuhan.

Yer 23:6 & Yer 33:16 berbicara mengenai kota Yerusalem.

Dalam tradisi Yahudi, orang Yahudi bisa memberikan nama sesuatu dengan nama Tuhan.

Contoh:

Hakim-Hakim 6:24

LAI

24 Lalu Gideon mendirikan mezbah di sana bagi TUHAN dan menamainya: TUHAN itu keselamatan. Mezbah itu masih ada sampai sekarang di Ofra, kota orang Abiezer

KJV

24 Then Gideon built an altar there unto the LORD, and called it Jehovahshalom: unto this day it is yet in Ophrah of the Abiezrites. {JEHOVAHSHALOM: that is, The LORD send peace}

==> apakah mezbah itu Tuhan? Tentu bukan.

LAI

Kejadian 33:20

20 Ia mendirikan mezbah di situ dan dinamainya itu: “Allah Israel ialah Allah.”

KJV

20 And he erected there an altar, and called it ELELOHE-ISRAEL. {Elelohe-Israel: that is God the God of Israel}

==> apakah mezbah itu Tuhan? Tentu bukan

Ketika Musa tidak pandai berbicara dan bertanya kepada Tuhan, apa jawab Tuhan kepada Musa?

Kel 6:30

30 (6-29) Tetapi Musa berkata di hadapan TUHAN: “Bukankah aku ini seorang yang tidak petah lidahnya, bagaimanakah mungkin Firaun akan mendengarkan aku?”

Kel 7:1

Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai *Allah* (אֱלֹהִ֖ים ’ĕ-lō-hîm) bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.

KJV

1 And the LORD said unto Moses, See, I have made thee a *god* to Pharaoh: and Aaron thy brother shall be thy prophet.

==> Apakah Musa Tuhan? Tentu tidak.

Imam-Imam disebut tuhan.

LAI

Mazmur 82:6

6 Aku sendiri telah berfirman: “Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian.

KJV

6 I have said, Ye are gods; and all of you are children of the most High.

==> apakah imam-imam itu Tuhan? Tentu tidak.

Ketika sesuatu menggambarkan/mewakili Tuhan, disebut Tuhan dalam Tanakh. Bisa malaikat, bisa imam-imam, bisa mezbah.

Karena gaya berbicara seperti ini tidak lazim di jaman sekarang, maka orang mudah diperdaya dengan ayat-ayat itu.

Semoga paham.

Silahkan bagikan di :