Perbandingan Qur’an Riwayat Warsh dan Taurat Samaria
Kajian Filologis & Teologis dalam Perspektif Naskah Kuno
Pendahuluan
Kajian perbandingan antara Qur’an riwayat Warsh dan Taurat Samaria merupakan salah satu topik menarik dalam studi naskah kuno. Video yang dibawakan oleh Menachem Ali membahas bagaimana kedua tradisi teks ini berkembang, apa perbedaannya, dan bagaimana keduanya dipahami oleh komunitas masing‑masing.
Qur’an Warsh adalah salah satu qirā’ah yang populer di Afrika Utara, sementara Taurat Samaria adalah versi Pentateukh yang dipegang oleh komunitas Samaria sejak ribuan tahun lalu.
1. Qur’an Riwayat Warsh: Karakteristik Utama
Riwayat Warsh berasal dari Imam Nāfi‘ al-Madanī, disebarkan oleh Warsh (Uthmān ibn Sa‘īd). Qirā’ah ini memiliki ciri khas dalam:
✅ Perbedaan vokal (harakat)
Contoh ayat (Warsh vs Hafs):
Warsh:
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
Māliki yaumid-dīn
“Pemilik hari pembalasan.”
Hafs:
مَلِكِ يَوْمِ الدِّينِ
Maliki yaumid-dīn
“Raja hari pembalasan.”
✅ Perbedaan imālah, tashīl, dan bacaan panjang
Warsh lebih banyak menggunakan imālah (mendekatkan bunyi “a” ke “e”).
✅ Perbedaan rasm (tulisan)
Beberapa kata ditulis dengan variasi kecil sesuai tradisi mushaf Afrika Utara.
2. Taurat Samaria: Sejarah dan Keunikannya
Taurat Samaria adalah versi Pentateukh (5 kitab Musa) yang digunakan oleh komunitas Samaria sejak era kuno. Mereka meyakini bahwa:
- Tempat suci yang benar adalah Gunung Gerizim, bukan Yerusalem.
- Teks mereka mempertahankan tradisi yang lebih tua dari teks Masoret.
✅ Contoh teks Taurat Samaria (Ibrani Samaria)
Berikut contoh ayat dari Shemot/Exodus 20:17 versi Samaria:
𐤀𐤋 𐤕𐤌𐤋 𐤉𐤄𐤅𐤄 𐤁𐤓𐤊 𐤌𐤋𐤊
“Janganlah engkau membuat bagimu patung ukiran…”
(Teks di atas adalah contoh representatif tulisan Samaria.)
3. Titik Perbandingan Utama
✅ A. Tradisi Penulisan
| Aspek | Qur’an Warsh | Taurat Samaria |
|---|---|---|
| Bahasa | Arab | Ibrani Samaria |
| Penjagaan teks | Hafalan + mushaf | Manuskrip turun-temurun |
| Variasi | Qirā’āt | Perbedaan dengan Masoret |
✅ B. Otoritas Keagamaan
- Qur’an Warsh → bagian dari wahyu Islam, tidak dianggap berbeda makna dari qirā’ah lain.
- Taurat Samaria → dianggap versi asli oleh komunitas Samaria, namun berbeda dari teks Yahudi Rabinik.
✅ C. Perbedaan Teologis
- Qur’an menekankan tauhid murni dan tidak memiliki variasi makna yang mengubah doktrin.
- Taurat Samaria menekankan Gunung Gerizim sebagai pusat ibadah, berbeda dari tradisi Yahudi.
4. Analisis Akademik
Kajian Menachem Ali menyoroti bahwa:
- Qur’an Warsh tetap satu kitab yang sama, hanya berbeda cara baca.
- Taurat Samaria memiliki perbedaan substansial dibanding teks Masoret, terutama terkait lokasi ibadah.
- Kedua tradisi menunjukkan bagaimana komunitas menjaga teks suci mereka melalui jalur yang berbeda.
5. Contoh Kutipan Arab & Ibrani yang Relevan
✅ Contoh Arab (Qur’an Warsh)
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
✅ Contoh Ibrani Samaria (Representatif)
𐤀𐤋 𐤕𐤌𐤋 𐤉𐤄𐤅𐤄 𐤁𐤓𐤊 𐤌𐤋𐤊
Kesimpulan
Kajian perbandingan Qur’an Warsh dan Taurat Samaria membuka wawasan tentang:
- Bagaimana teks suci dipelihara oleh komunitas berbeda.
- Perbedaan metodologi transmisi: hafalan vs manuskrip.
- Perbedaan teologis yang membentuk identitas masing-masing umat.

