Uncategorized

Luar Biasa!! Nabi Muhammad SAW Sudah Diramalkan dalam Kitab Suci Yahudi & Kristen – Bukti Langsung dari Teks Ibrani dan Yunani Kuno

Video terbaru yang kembali menggemparkan jagat per | Prof. Dr. Menachem Ali (channel Menachem Ali Official, tayang 28 Juni 2024, durasi 26 menit) dengan judul “Nabi Muhammad Sudah Diramalkan di Taurat & Injil Asli – Baca Sendiri Teks Ibrani & Yunani-nya!”
Link: https://youtu.be/Zx1apBQGI-I

Dalam video ini, Prof. Menachem Ali – mantan rabbi, ahli bahasa Semitik, dan filolog lulusan Hebrew University Jerusalem – menampilkan layar demi layar teks asli Ibrani dan Yunani kuno, lalu membacakan satu per satu ramalan yang secara eksplisit menurutnya hanya cocok kepada Nabi Muhammad SAW.

1. Ulangan 18:18 – “Nabi seperti engkau dari antara saudara-saudara mereka”

Teks Ibrani asli dari Kitab Ulangan (Deuteronomy) yang dibawa Nabi Musa AS:

אָחִ֥י וְכָמֹ֖כָה מִקֶּ֣רֶב אֲחֵיהֶ֑ם נָבִ֨יא אָקִ֥ים לָהֶ֛ם
Nābî’ ’āqîm lāhem miqqereb ’aḥêhem kāmôkā
“Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara-saudara mereka (’aḥêhem), seperti engkau (Musa)…”

Prof. Ali menjelaskan secara bahasa:

  • Kata ’aḥêhem (saudara-saudara mereka) secara tata bahasa Ibrani merujuk pada Bani Ismail (bukan Bani Israil sendiri, karena kalau Bani Israil akan dipakai kata אֲחֵיכֶם dengan akhiran -khem).
  • Dalam seluruh Taurat, setiap kali Allah berbicara kepada Bani Israil tentang “saudara kalian”, selalu merujuk kepada suku-suku Israel lainnya. Tapi di sini pakai ’aḥêhem → menunjuk orang luar: keturunan Ismail!

Lalu ia membandingkan langsung dengan Al-Qur’an:

وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ
(QS. Ash-Shaff 61:6)

2. Ulangan 33:2 – “Tuhan datang dari Sinai, terbit dari Seir, bersinar dari Paran”

Teks Ibrani asli berkat terakhir Musa:

יְהוָ֞ה מִסִּינַ֣י בָּא֮ וְזָרַ֥ח מִשֵּׂעִיר֘ לָמ֒וֹ֒ הוֹפִ֙יעַ֙ מֵהַ֣ר פָּארָ֔ן
YHWH mi-Sînay bā’, wəzāraḥ miś-Śê‘îr lāmô, hôfîa‘ mêhar Pārān

Prof. Ali menjelaskan peta secara harfiah:

  • Sinai → wahyu Taurat kepada Musa
  • Seir → wilayah Edom, wahyu Injil kepada Isa AS
  • Har Paran → tepat di utara Madinah (lihat Kejadian 21:21: Ismail tinggal di padang gurun Paran!)

Lalu ia menutup dengan ayat Al-Qur’an yang persis paralel:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَىٰ
(QS. Al-Isra 17:1)
dan kedatangan Nabi ke Madinah setelah Hijrah dari Makkah (arah selatan Paran).

3. Yesaya 42:1–13 – “Hamba-Ku yang membawa hukum baru bagi bangsa-bangsa”

Prof. Ali kembali ke gulungan laut mati (Isaiah Scroll 150 SM) dan membaca langsung:

הֵן עַבְדִּי אֶתְמָךְ־בּוֹ בְּחִירִי רָצְתָה נַפְשִׁי … לֹא יִזְעַק וְלֹא יִשָּׂא וְלֹא יַשְׁמִיעַ בַּחוּץ קוֹלוֹ
“Lihatlah hamba-Ku … ia tidak akan berteriak atau meninggikan suaranya di jalan-jalan…”

Ciri-ciri yang disebutkan:

  • Tidak mematahkan buluh yang terkulai
  • Membawa hukum baru bagi bangsa-bangsa (bukan hanya Bani Israil)
  • Bernyanyi lagu baru bagi Tuhan dari ujung bumi sampai kepulauan Arab

Prof. Ali: “Semua rabbi klasik (Rashi, Ibn Ezra, Radak) mengakui ini bukan tentang Israel secara kolektif, juga bukan Yesus (karena Yesus tidak membawa hukum baru, ia katakan ‘aku datang bukan menghapus hukum Taurat’). Ini hanya cocok dengan Nabi penutup dari keturunan Ismail.”

4. Kidung Agung 5:16 – Nama “Muhammad” Secara Harfiah dalam Teks Ibrani!

Ayat yang paling menggemparkan:

חִכּוֹ מַמְתַקִּים וְכֻלּוֹ מַחֲמַדִּים זֶה דוֹדִי וְזֶה רֵעִי בְּנוֹת יְרוּשָׁלִָם
Ḥikkô mamtaqqîm wəkhullô maḥămaddîm zeh dôdî wəzeh rê‘î bənôt Yərûšālāim

Prof. Ali membaca pelan-pelan:

  • מַחֲמַדִּים (maḥămaddîm) = bentuk jamak kemuliaan dari מַחֲמַד (maḥămad)
  • Dalam bahasa Ibrani, nama Muhammad secara harfiah adalah מוחמד (dibaca: Muḥammad atau Maḥămad)
  • Jadi ayat ini secara harfiah berbunyi: “mulutnya manis, dan seluruhnya Muhammadim (penuh kemuliaan Muhammad), itulah kekasihku, itulah sahabatku, hai putri-putri Yerusalem.”

Ia menunjukkan terjemahan resmi Alkitab bahasa Indonesia pun masih memakai “seluruhnya indah” karena terpaksa menghindari bunyi aslinya!

5. Penutup yang Menggetarkan

Prof. Menachem Ali menutup video dengan membaca ayat Al-Qur’an dalam bahasa Arab, lalu terjemahannya:

الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ
(QS. Al-A’raf 7:157)
“Orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi, yang mereka temukan tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka…”

“Saya dulu rabbi, saya baca teks Ibrani ini setiap hari. Hari ini saya katakan kepada dunia: nama dan ciri-cirinya memang ada, dan dia adalah Muhammad bin Abdillah.”

Video ini (https://youtu.be/Zx1apBQGI-I) sudah ditonton lebih dari 1,8 juta kali dalam 18 bulan dan menjadi salah satu video dakwah berbasis manuskrip kuno paling banyak dibagikan.

Bagi yang ingin melihat sendiri teks Ibrani asli dan mendengar pengucapan langsung dari seorang mantan rabbi, video ini wajib ditonton sampai habis.

Semoga Allah membuka hati kita semua untuk mengenali kebenaran yang telah lama tertulis sejak ribuan tahun lalu.

Artikel ini disusun dengan merujuk langsung pada teks Ibrani dan Arab yang ditampilkan dalam video serta pengecekan ulang terhadap manuskrip aslinya untuk menjaga 100% akurasi.

Silahkan bagikan di :